Sepak Bola Indonesia di Pentas Judi Dunia

REPUBLIKA.CO.ID, Di pojok kanan atas situs olahraga ternama dunia (ESPN.com) terpampang dua nama yang tidak asing bagi pecinta sepak bola Indonesia: Sriwijaya FC dan Deltras Sidoarjo.


Dua nama klub Liga Super Indonesia itu ditampilkan bukan untuk dibahas penampilannya, melainkan untuk dikupas prediksinya di bursa  judi dunia.

Sriwjaya Palembang 1.25, Draw 5.5, Deltras Putra Sidoarjo 11.0. Begitulah prediksi bursa taruhan dunia Bet 365 atas partai Liga Indonesia tersebut.

Hal ini membawa fakta jikalau sepak bola Indonesia laku dijual pada para penjudi dunia. Partai Sriwjaya vs Deltras pun bersanding dengan perhelatan sepak bola dunia seperti Argentina vs Bolivia dan Kejuaraan Piala Eropa U21.

Republika coba menelusuri situs Bet365.com yang menampilkan salah satu partai Liga Indonesia sebagai salah satu menunya. Situs yang berbasis di Eropa itu merupakan rumah judi online bergengsi yang dikunjungi hampir 40 ribu masyarakat dunia perharinya.

Yang menarik, walau Liga Indonesia menjadi menu utama bet 365 di hari Kamis (16/6), tapi negara Indonesia tidak tercantum dalam 50 besar wilayah pengunjung situs. Tak pelak pejudi dari Inggris, Italia, Jerman, Belanda, dan Singapura berada di baris terdepan petaruh yang membidik partai Liga Indonesia tersebut.

Bersamaan dengan partai Sriwijaya versus Deltras berlangsung, detik-detik pertandingan pun terekam secara jelas di situs bet365. Skor kedua tim pun terpantau di halaman muka situs.

Secara jelas tergambar rumah judi itu memantau menit per menit jalannya pertandingan. "Minute 78, 11th corner Sriwijaya FC," begitu tulis situs Bet365 menjelaskan detail pertandingan yang berlangsung.

Ketika membuka halaman situs, ternyata bukan hanya partai Sriwijaaya versus Deltras yang yang jadi “hidangan” Bet365, laga Persib Bandung melawan Persela Lamongan pun ada dalam daftar.

Terkait perjudian dunia dan sepak bola nasional, mantan pengurus klub Persebaya, Saleh Mukadar buka suara.  Menurutnya, hubungan judi dan sepak bola nasional sudah jadi rahasia umum. “Kalau judi sebenarnya di mana pun ada. Tapi yang perlu diketahui ada judi yang masuk ke lapangan,” ujarnya kepada Republika.

Indonesia Corruption Watch juga angkat suara prihakl keganjilan dalam persepakbolaan nasional. Menurut ICW, transparansi menjadi kunci utama untuk mengungkap segala kecurigaan terkait pelaksanaan kompetisi sepak bola nasional. “PSSI harus diaudit. Sama halnya klub. Semua harus dibongkar,” kata Wakil Koordinator ICW, Emerson Yuntho.
Redaktur: Stevy Maradona
Reporter: Abdullah Sammy
Sumber : http://www.republika.co.id/berita/sepakbola/liga-indonesia/11/06/17/lmwzzz-sepak-bola-indonesia-di-pentas-judi-dunia

Related Posts:

  • Real Madrid Klub Sepakbola Terkaya di Dunia 2011 MADRID--MICOM: Klub sepak bola ternama Spanyol Real Madrid berhasil membukukan rekor pendapatan dunia untuk bidang olahraga pada 2010-2011 sebesar 480,2 juta euro (sekitar Rp5,8 triliun)."Ini adalah jumlah terbesar dari… Read More
  • Persib Lolos Verifikasi AFC dengan Nilai Tertinggi INILAH.COM, Bandung - Persib Bandung lolos verifikasi AFC sebagai tim dengan nilai sangat fantastis yakni 97,8 poin. Anggota Komite Eksekutif PSSI, Toni Aprilani mengatakan, dari 24 klub yang diajukan kepada AFC hanya 12 kl… Read More
  • Korupsi PSSI Era Nurdin HalidJakarta - PSSI telah melakukan audit keuangan dengan menggunakan jasa auditor independen Deloitte. Hasilnya, kondisi keuangan otoritas sepakbola nasional itu dinyatakan tak memuaskan dan ditemukan beberapa kejanggalan.… Read More
  • Spesifikasi Motor Valentino Rossi INILAH.COM, Jakarta - Motor Ducati bernomor 46 milik Valentino Rossi yang dipajang oleh PT Shell Indonesia di Indonesia Internasional Motor Show (IIMS) 2011, tampaknya membuat pengunjung ingin mengetahui lebih jauh spesifika… Read More
  • Atlet Tertua Di DuniaEDINBURGH, - Inilah pelari maraton tertua dunia. Namanya Fauja Singh dan usianya sudah 100 tahun. Dialah orang pertama yang mendaftarkan diri untuk mengikuti lomba maraton Edinburgh 2012. Lelaki kelahiran 1 April 1911 in… Read More

0 komentar: