• Ratu Adil, Raja Jawa Tanpa Mahkota, Cermin Diri HOS Tjokroaminoto

    Tjokroaminoto mempunyai 3 orang murid: Soekarno, Kartosoewirjo, dan Semaun

  • Islam dan Sosialisme ; HOS Tjokroaminoto

    Tahun 1924 di Mataram, HOS Tjokroaminoto seorang pendiri dan sekaligus ketua Sarekat Islam (SI) menulis buku “Islam dan Sosialisme”

  • Dokumen Rencana Pemberontakan PKI Ditemukan

    Ahli sejarah Universitas Negeri Surabaya, Prof Dr Aminuddin Kasdi enemukan dokumen kecil berisi rencana pemberontakan PKI dengan target mendirikan negara komunis di Indonesia.

Kenapa Indonesia Impor Garam?




Indonesia merupakan negara Maritim memiliki matahari, laut, dan garis pantai  lebih banyak dibanding sebagian besar negara di dunia apakah laut kita sudah tidak asin?. Padahal, kita tahu, hanya dengan menguapkan air laut yang tergantung tiga komponen itu, garam bisa dibuat. Kenapa bisa begini?

Cuaca selalu menjadi alasan mengapa Indonesia yang wilayahnya dua pertiga lautan ini mengalami krisis garam. Industri garam dalam negeri mengandalkan matahari untuk menguapkan air laut.  Tapi, sungguh tak elok kita menyalahkan cuaca jika kita bisa belajar dari kesalahan masa lalu dan bisa mengantisipasi keadaan. 

Ada upaya dari para kapitalis untuk mengusai bisnis ini, seperti biasa mereka berusaha untuk mempengaruhi pemerintah dan DPR ( Ingat, setelah reformasi DPR dikuasai oleh pengusaha. TNI,POLRI, PNS, pegawai BUMN sudah disingkirkan), akhirnya keluarlah Undang-Undang/Peraturan yang menguntungkan mereka, peraturan ini "Kelihatan" bagus melindungi konsumen, tetapi sebetulnya tujuan mereka adalah mematikan pengusaha garam kecil.

Demo Petani Garam Menolak Permendag Nomor 125 Tahun 2015

Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 125 Tahun 2015 tentang Ketentuan Impor Garam yang mendefinisikan garam Industri memiliki kadar Natrium Chlorida (NaCl) paling sedikit 97 % dan garam konsumsi memiliki kadar Natrium Chlorida (NaCl) paling sedikit 94,7%. 



Peraturan pemerintah mensyaratkan kandungan NaCl garam konsumsi harus memiliki kadar Natrium Chlorida (NaCl) paling sedikit 94,7% . Spesifikasi ini sangat menyulitkan para petani Garam.
Sudah bisa ditebak, pengusaha garam rumahan/kecil yang tidak bisa memenuhi persyaratan tersebut digrebek. Sehingga para pengusaha garam rumahan tidak berani lagi produksi garam dan gulung tikar....Dan akhirnya tujuan para kapitalis tercapai, mereka tertawa WHAHAHAHA...

Seharusnya pemerintah membantu petani garam supaya bisa memenuhi spesifikasi tersebut bukannya membukan Kran Impor Garam.

Spesifikasi yang disyaratkan oleh Pemerintah itu tidak hanya sulit dipenuhi oleh produsen garam lokal tapi sangat sulit dipenuhi oleh produsen luar negeri juga, Pemerintah kemudian mengkaji aturan ketentuan impor garam supaya mempermudah impor garam pemerintah akan menyesuaikan definisi kadar Nathrium Chlorida (NaCl) garam konsumsi dengan garam industri.

"Ke depannya pemerintah akan menyesuaikan agar definisi kadar Natrium Chlorida garam konsumsi pada Permendag Nomor 125 Tahun 2015 disesuaikan dengan Permenperin Nomor 88 Tahun 2014," kata kata Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Brahmantya Satyamurti, Senin (24/7) malam.



Presiden Leuweungtiis





Perbandingan Jasa Ekpedisi



Perkembangan Teknologi Informasi telah merubah perilaku dan cara masyarakat berinteraksi. Cara berbelanja masyarakat pun ikut bergeser dari pasar tradisional ke pasar modern dan kini  memasuki era baru yaitu ECommerce atau  perdagangan secara online.Bisnis e-commerce yang semakin berkembang, membuat peluang bisnis pengiriman barang menjadi jauh lebih cerah selama beberapa tahun terakhir ini. Penjual dan pembeli hanya bertemu secara online, sehingga mereka membutuhkan perusahaan jasa pengiriman untuk menyampaikan berbagai pesanan yang terjadi di dalam transaksi jual beli online yang mereka lakukan. Peran perusahaan jasa pengiriman barang begitu besar dalam hal ini, itulah mengapa peluang bisnis pengiriman barang menjadi begitu baik belakangan ini.

Faktor - faktur yang menjadi pertimbangan untuk menentukan jasa ekspedisi mana yang akan dipilih :

  1. Di dalam bisnis ekspedisi, ketepatan waktu juga menjadi faktor yang berpengaruh kuat terhadap keberhasilan sebuah perusahaan ekspedisi. Pelanggan selalu mengharapkan barang kiriman mereka bisa tiba tepat waktu dan sesuai dengan jadwal yang telah diperkirakan sejak awal, hal ini menjadi sebuah perhatian khusus bagi pelanggan, terutama mereka yang memang memiliki sejumlah kepentingan bisnis yang terkait dengan barang-barang yang mereka kirimkan. 
  2. Selain ketepatan waktu, tarif pengiriman merupakan hal penting karena akan berdampak pada harga yang harus dibayar oleh pembeli. 
  3. Kemudian jangkauan layanan merupakan hal penting berikutnya dalam bisnis ekspedisi, ingat tidak semua jasa pengiriman barang yang bisa melayani sampai pelosok ya. 
  4. Fasilitas jejak lacak (track and trace) tak kalah penting, khususnya untuk pertanggungjawaban kepada pembeli.


Ada banyak perusahaan ekspedisi yang populer di Indonesia, simak beberapa perbedaan si antara mereka berikut ini, agar mudah memilih layanan yang paling tepat ketika membutuhkan jasa pengiriman barang.


1. Pos Indonesia

Kiprahnya di dalam layanan jasa ekspedisi tidak perlu diragukan lagi. Perusahaan milik negara ini telah beroperasi sejak puluhan tahun yang lalu, sehingga tak heran jika Pos Indonesia memiliki segudang pengalaman di bidang pengiriman barang. Bukan hanya pengiriman barang saja, Pos Indonesia juga memberikan layanan pengiriman berbagai dokumen dan bahkan uang ke semua wilayah di Indonesia.


Kelebihan:

  • Jika dibandingkan dengan ekspedisi lainnya, maka tarif yang dikenakan oleh Pos Indonesia lebih terjangkau dan bisa bersaing dengan baik dengan perusahaan lainnya. 
  • Pos Indonesia memiliki jangkauan pengiriman yang sangat luas, bahkan menjadi yang terluas di antara yang lainnya, sebab Pos Indonesia bahkan bisa mencapai pelosok dan pedalaman yang jarang diakses oleh perusahaan lainnya.
  • Pos Indonesia juga telah memiliki layanan online sejak tahun 2003 dan bisa diakses dengan mudah untuk berbagai kepentingan lainnya.
  • Pos Indonesia memiliki akses pengiriman yang paling murah dan terbilang cukup cepat untuk layanan pengiriman barang ke luar negeri karena tergabung dalam Persatuan Pos Dunia (Universal Postal Union). Mereka memiliki layanan EMS yang akan membuat waktu pengiriman lebih cepat.
  • Timbangan yang dikenakan lebih akurat dan bisa dipertanggungjawabkan. 
  • Dalam pengiriman barang yang kecil, Pos Indonesia akan lebih murah sebab barang akan dihitung dengan tarif per-gramn dan bukan per kilogram, sehingga barang dengan berat beberapa gram tidak akan dibulatkan tarifnya menjadi satu kilogram sekaligus.
  • Kantor pos terdapat di hampir setiap kecamatan di seluruh Indonesia, dan ini menjadi jaminan jangkauannya yang luas dan menjadi yang terbaik
  • Tarif kiriman yang diterapkan seragam dan tidak berbeda-beda antara satu kantor pos dengan yang lainnya.
  • Pos Indonesia juga memiliki tarif khusus untuk pengiriman barang dengan berat tertentu, di mana tarif tersebut bisa dipilih dan disesuaikan dengan kebutuhan pengiriman itu sendiri.
  • Jam operasional yang lebih panjang di kantor pos pusat dan agenpos.

Kelemahan:

  • Kurangnya sarana promosi, sehingga orang jauh lebih mengenal perusahaan swasta lainnya sebagai perusahaan ekspedisi. 
  • Sebagian besar orang lebih mengenal dan mengingat Pos Indonesia sebagai perusahaan pengiriman surat dan uang, bukan sebagai perusahaan pengiriman barang.
  • Beberapa market place/webstore tidak mencantumkan Pos Indonesia dalam pilihan jasa pengirimannya.
  • Hari Libur Tutup

2. JNE


Perusahaan ekspedisi yang satu ini, adalah perusahaan pengiriman barang swasta terbaik. JNE memiliki sistem pemasaran dan juga distribusi yang cukup baik, sehingga tidak sulit baginya untuk mengembangkan sayap di bisnis pengiriman barang yang semakin hari semakin ramai.


Kelebihan:

  • Memiliki layanan costumer service yang responsif dan cepat dalam menangani berbagai keluhan konsumen. 
  • JNE memiliki banyak cabang yang bisa ditemukan dengan mudah, bahkan pada jam-jam setelah pulang kantor sekalipun.
  • Memiliki jaminan uang kembali (garansi), jika sewaktu-waktu kiriman barang melampui batas pengiriman yang ditentukan (khusus paket jenis tertentu). 
  • Memiliki beberapa layanan yang budgetnya bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan juga keuangan konsumen.
  • Memiliki sistem tracking yang baik, sehingga Anda dengan mudah bisa melacak keberadaan dan proses pengiriman barang kiriman.
  • Bisa mengirim dokumen dan berbagai surat berharga lainnya.

Kelemahannya:

  • Pengiriman terkadang melebihi waktu yang telah diperkirakan sejak awal.
  • Nomor resi pengiriman seringkali sulit untuk dilacak.
  • Pengiriman tidak menjangkau pelosok dan hanya terbatas pada kota-kota besar saja.
  • Tarif pengiriman yang diterapkan terbilang lebih mahal, jika dibandingkan dengan perusahaan pengiriman barang lainnya.

3. TIKI


Tiki merupakan perusahaan ekspedisi swasta yang telah berumur cukup panjang di Indonesia, meskipun belakangan namanya bersaing sangat ketat dengan perusahaan lain yang bergerak di bidang serupa. TIKI memiliki pengalaman yang panjang di bisnis ekspedisi, perusahaan ini bahkan mampu bertahan hingga di usianya yang telah lebih dari 30 tahun.


Kelebihan:

  • TIKI menerapkan tarif pengiriman yang sangat kompetitif dan bahkan tergolong lebih rendah dari perusahaan pengiriman lainnya.
  • Memiliki pengalaman yang cukup lama di bidang pengiriman barang. 
  • Memiliki sistem tracking yang memudahkan pelacakan barang kiriman.
  • TIKI memiliki lebih dari 250 cabang yang tersebar di Indonesia, sehingga mudah ditemukan.
  • Memberikan pelayanan pengiriman bergaransi. 
  • Memiliki layanan yang variatif dan bisa disesuaikan dengan budget dan juga kebutuhan konsumen.

Kelemahannya:

  • Hotline yang tersedia sulit dihubungi.
  • Kurir tidak berinisiatif untuk menelepon penerima barang, jika sewaktu-waktu barang tidak terkirim karena alamat sulit ditemukan atau karena adanya alasan yang lain.
  • TIKI hanya menjangkau pengiriman di kota-kota besar dan tidak sampai ke pelosok atau pedesaan.

4. Fedex


Fedex menjadi pilihan bagi para konsumen yang ingin mengirimkan barang dan juga berbagai dokumen lainnya ke luar negeri. Perusahaan ekspedisi ini memiliki jangkauan yang cukup luas, sehingga banyak digunakan oleh semua kalangan yang memiliki kepentingan pengiriman barang antara negara.


Kelebihan:

  • Sangat bangus untuk kiriman luar negeri khususnya Eropa.
  • Sistem lacak kiriman (track and trace) yang bagus
Kelemahan:

  • Tidak direkomendasikan untuk kiriman ke wilayah pelosok Indonesia

5. DHL


Jasa ekspedisi DHL hadir di lebih dari 220 negara dan wilayah di seluruh dunia, . Dengan tenaga kerja lebih dari 340.000 karyawan, memberikan solusi bagi kebutuhan logistik.
DHL merupakan bagian dari Deutsche Post DHL Group, perusahaan pos dan logistik terdepan di dunia. DHL mencakup unit bisnis DHL Express, DHL Parcel, DHL eCommerce, DHL Global Forwarding, DHL Freight dan DHL Supply Chain.


Kelebihan : 
  • Sangat bangus untuk kiriman luar negeri khususnya Eropa.
  • Sistem lacak kiriman (track and trace) yang bagus

Kelemahan : 
  • Tidak direkomendasikan untuk kiriman ke wilayah pelosok Indonesia.   

6. Pandu Logistik

Perusahaan dengan nama lengkap PT Pandu Siwi Sentosa (PSS) ini didirikan pada tanggal 20 Agustus 1992 oleh DR HM Bhakty Kasry. Berawal dari sebuah ruko kecil di kawasan Jakarta Utara, perusahaan ini berhasil menunjukan eksistensinya di bidang jasa pengiriman ekspres domestik.

Awal tahun 2000, Pandu Siwi Group didirikan dengan brand markingnya bernama Pandu Logistik, yang merupakan sinergi dari tiga pilar kekuatan utama yaitu PT Pandu Siwi Sentosa, PT Indah Jaya Express dan PT Pandu Bella Transindo. Pandu Logistik kini telah memiliki cabang yang berjumlah 150 cabang dan karyawan lebih dari 2000 orang yang tersebar di Indonesia serta jaringan team work yang tersebar di sebagian besar negara di dunia.


7. ESL


ESL Express merupakan salah satu perusahaan ekspedisi dengan jaringan kantor cabang yang meliputi 1 kantor pusat dan 77 Kantor Cabang di 40 Kota , 20 Kantor Perwakilan dan 347 Kantor Agen di 138 Kota dengan wilayah jangkauan  ke 300 kodya / kabupaten yang meliputi 3600 kecamatan di 34 provinsi yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.


ESL Express didukung lebih dari 850 SDM dan lebih dari 1200 tenaga kemitraan yang handal dan profesional di berbagai wilayah di Indonesia.
Saat ini armada pendukung dalam pengiriman barang mencapai lebih dari 450 Armada Bus Lorena Grup, 194 Grand Max, 84 Motor, 33 Bus Wagon dan 9 Tronton Box Truck yang mencapai panjang 8,5 Meter dengan kapasitas 15.000 Kg, ESL Express telah memiliki lebih dari 346 kendaraan operasional.



Kelebihan : 
  • Jasa ekspedisi ini sangat kuat untuk wilayah Jawa dan Sumatera karena menggunakan armada bus Lorena, para pedagang offline banyak yang menggunakan jasa ESL untuk kiriman jawa-sumatera.


Kelemahan :
  •  Jaringan layanan masih terbatas.



7. Indah Logistik


Didirikan oleh Arizal Aziz pada awal tahun 2000 dengan nama CV Indah Travel yang berkembang pesat di daerah Sumatera. Karena titipan barang semangkin banyak, perusahaan ini mendapat teguran dari Dinas Perhubungan setempat karena membawa barang melebihi kapasitas dan disarankan agar membuka perusahaan berbentuk Perseroan Terbatas (PT) dengan izin khusus untuk Jasa titipan barang. Dan pada tahun 2007 PT. Indah Cargo pun lalu didirikan.

Akibat terjadi ketidakcocokan antara komisaris dan pediri perusahaan, terjadilah perpisahan dan pembagian asset perusahaan. PT Indah Cargo dihentikan kegiatannya dan diganti dengan didirikannya PT Indah Logistik pada tanggal 23 Desember 2011 yang juga bergerak di bidang jasa titipan.



8. Wahana Logistik


Memiliki nama lengkap PT. Wahana Prestasi Logistik atau lebih dikenal dengan nama Wahana Courier & Air Cargo Specialist merupakan perusahaan ekspedisi yang berdiri sejak bulan Juni 1998 dengan 5 orang pegawai dan hanya melayani jasa pengiriman dokumen dalam kota Jakarta.

Sejak tahun 2002, perusahaan pengirman barang ini mulai mengembangkan jasa pengirimannya, tidak hanya melayani pengiriman dokumen tetapi juga mulai melayani pengiriman paket/barang besar maupun kecil untuk tujuan kota-kota besar di seluruh Indonesia. Pada Juli 2005 pelayanan pengirimannya ditingkatkan dengan melayani pengiriman ekspor lewat udara dan membuka kantor cabang di Singapura. Kini Wahana Logistik telah memiliki 44 kantor cabang utama yang tersebar diseluruh Indonesia, Singapura, dan Malaysia.


9. PT Pos Logistik Indonesia


Jasa ekspedisi PT Pos Logistik Indonesia merupakan anak perusahaan dari PT Pos Indonesia (Persero), kantor cabangnya baru di kota-kota besar Indonesia. Perusahaan ini lebih berorientasi kepada pelanggan besar, sehingga kurang diketahui oleh masyarakat. Beberapa proyek pemerintah dan BUMN banyak yang dikerjakan oleh perusahan ini.



10. First Logistics


Berkantor pusat di Tangerang, PT Synergy First Logistik merupakan mitra resmi dari beberapa toko online terkemuka seperti Lazada, Zalora, Tokopedia, Blanja.com, Elevenia, Bilna, dan Blibli.com. Didirikan pada tahun 2007, perusahaan pengiriman barang ini melayani paket pengiriman sampai di hari yang sama (same day services), sampai di hari kerja berikutnya (one night services), dan sampai antara 2-3 hari berikutnya (regular services).



11. KA Logistik





Jasa ekspedisi PT Kereta Api Logistik adalah anak perusahaan  PT. Kereta Api Indonesia (Persero) dengan bidang layanan distribusi logistik berbasis kereta api (KA), dengan cakupan bisnis "door to door" (DTD) service untuk memberikan pelayanan yang parnipurna bagi Pelanggan kereta api yang didukung dengan angkutan pra dan purna serta layanan penunjangnya, meliputi pengelolaan Terminal Peti Kemas (TPK), bongkar muat, pergudangan, pengepakan, pelabelan, pengangkutan, penjejakan, pengawalan logistik serta manajemen logistik dengan menerapkan prinsip-prinsip perseroan terbatas.

Orientasi bisnis KALOG kedepan adalah sebagai penyedia jasa layanan distribusi logistik secara total (Total Logistics Solution) melalui “End-to-End Services” atau dengan kata lain sebagai SCM Service Provider.

Fungsi dan peran KALOG terhadap jasa layanan yang telah disediakan oleh induknya adalah sebagai “pencipta nilai tambah (value-added creator) sepanjang rantai nilai (value chain) layanan distribusi logistik, termasuk layanan yang telah disediakan oleh PT. Kereta Api Indonesia (Persero), seperti angkutan barang dan gudang.

Fokus dan penguatan peran penting KALOG ini diwujudkan pada tahapan Pre-Service dan Post-Service dari layanan oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) serta integrated-service berbasis information technology sepanjang rantai jasa layanan distribusi logistik.

Kelebihan : rekomended untuk kiriman-kiriman jumbo

Kelemahan : hanya terdapat di dalam wilayah jaringan Kereta Api (khususnya dalam jawa)


12. J.&. T Express


Pendiri J  .&. T Exspres merupakan mantan-CEO OPPO Indonesia bernama Mr.Jet Lee dan Pendiri OPPO Internasional yang bernama Mr. Tony Chen.


J  .&. T Express merupakan perusahaan ekspedisi yang menitikberatkan pada pengembangan teknologi. Melayani pengiriman ke seluruh pedalaman kota, domestik dan internasional termasuk bisnis e-commerce. Menyediakan layanan pengambilan barang dan mengantar dengan cepat ke konsumen, pada waktu yang bersamaan kami juga mendukung perkembangan bisnis e-commerce.  


Kelebihan : Layanan jemput kiriman di tempat walau hanya satu barang.
Kelemahan : Jaringan masih terbatas, hanya terdapat di kota-kota besar.

Siapakah yang lebih baik? itu tergantung selera, yang jelas mereka kadang bekerjasama loh...contohnya banyak kiriman JNE dan TIKI dikirim melalui Pos..











   


Tjokroaminoto, Soekarno, dan Zelfbestuur

Oleh : Muhammad Kasman
“Berpuluh-puluh tahun kita bangsa Indonesia telah berjuang untuk kemerdekaan tanah air kita. Bahkan telah beratus-ratus tahun! Gelombangnya aksi kita untuk mencapai kemerdekaan itu ada naik dan ada turunnya, tetapi jiwa kita tetap menuju kearah cita-cita.” Suara Sukarno terdengar lantang pagi itu.
Jumat 17 Agustus 1945, jam menunjukkan waktu pukul 09.56, dengan didampingi oleh Mohammad Hatta, Sukarno memproklamirkan kemerdekaan Indonesia dalam kondisi alat pengeras suara yang rusak akibat kabelnya terinjak-injak oleh massa yang berjubel.
“Sekarang tibalah saatnya kita benar-benar mengambil nasib bangsa dan nasib tanah air di dalam tangan kita sendiri. Hanya bangsa yang berani mengambil nasib dalam tangan sendiri akan dapat berdiri dengan kuatnya.” Demikian bilang Sukarno pula.
Nama Sukarno memang lekat dengan proklamasi, namun ada nama lain yang patut diingat terkait kemerdekaan: Tjoroaminoto. Membincang kemerdekaan tanpa menyebut Tjokroaminoto, adalah kenaifan. Sebab Tjokroaminoto dan Sukarno, dengan peranannya masing-masing, bertaut erat dengan ihwal kemerdekaan.
Hubungan keduanya, pun unik. Disamping keselarasan ide pasal kemerdekaan, mereka adalah guru dan murid, sekaligus mertua dan anak menantu. Istri pertama Sukarno –Siti Oetari, adalah putri Tjokroaminoto.
Jauh hari setelah kemerdekaan, Sukarno tak pernah melupakan gurunya. Dia mengakui bahwa ide kemerdekaan yang kemudian bisa diwujudkannya melalui proklamasi, adalah buah perjuangan Tjokroaminoto.
“Pemikiran awal yang dipupuk oleh Pak Tjokro dan mulai menemukan bentuknya di Surabaya…” Demikian daku Sukarno yang pernah mondok di rumah Tjokroaminoto di Surabaya selama enam tahun. Kedekatan inillah yang membentuk nasionalisme Sukarno.
Dua orang penulis Soviet, Kapitsa M.S. dan Maletin N.P. dalam Soekarno: Biografi Politik (2009), mengakui bahwa Tjokroaminoto telah menjadi ideal bagi pemuda soekarno, bahkan rumah Tjokroaminoto di gang Peneleh disebutnya sebagai universitas politik bagi kaum pergerakan.
Ide kemerdekaan pun demikian adanya, diserap Sukarno dari Tjokroaminoto. Bersama dengan kawan kost-nya, Semaun dan Sekarmadji, Sukarno membangun imaji tentang kemerdekaan di bawah bimbingan Tjokroaminoto yang gencar menyuarakan itu.
Seperti pada tahun 1916, dihadapan peserta Kongres Sarekat Islam, Tjokroaminoto berpidato lantang, “Tuan-tuan jangan takut, bahwa kita dalam rapat ini berani mengucapkan perkataan zelfbestuur atau pemerintahan sendiri… Supaya Hindia lekas dapat pemerintahan sendiri (zelfbestuur)…”
Namun dari ketiga muridnya yang terkenal, Semaun yang memilih komunisme, Sekarmadji yang menganut Islamisme serta Sukarno yang mengusung nasionalisme, Tjokroaminoto lebih percaya bahwa Sukarnolah yang mewarisi ide-ide besar dan jalan perjuangannya.
Maka kepada keluarganya, Tjokroaminoto berpesan, “Ikutilah anak ini. Dia diutus oleh Tuhan untuk menjadi Pemimpin Besar kita. Aku bangga karena telah memberinya tempat berteduh di rumahku.” Tulis Cindy Adams dalam Soekarno: Penyambung Lidah Rakyat (Edisi Revisi, 2007).
Pula, bukan sebuah kebetulan Sukarno dititipkan di rumah Tjokroaminoto, “Nak, aku telah merencanakan langkah ini begitu kau dilahirkan ke dunia. Semua telah diaturnya dan engkau akan tinggal di rumah H.O.S. Tjokroaminoto.” Terang Raden Soekemi, ayah Sukarno, ketika melepas anaknya ke Surabaya.
Perhatian khusus Tjokroaminoto terhadap Sukarno juga terlihat pada tahun 1919. Sewaktu, hujan abu vulkanik mengepung Blitar, saat itu Sukarno sedang berlibur ke sana. Karena khawatir, dengan mengabaikan keselamatannya, seorang diri Tjokroaminoto mengendarai mobilnya dari Surabaya ke Blitar.
Semua itu dilakukan seorang Tjokroaminoto, hanya untuk memastikan si murid kesayangan, Sukarno, selamat dari bencana yang menimpa Blitar. Demikian perhatiannya Tjokroaminoto kepada Sukarno, begitu pula perhatian Sukarno pada guru dan mertuanya.
Ketika mengetahui mertuanya digiring tentara Belanda ke tahanan pada sebuah tengah malam di akhir Agustus 1921, Soekarno meninggalkan kuliahnya di Bandung dan kembali ke Surabaya. “Saya harus berbakti kepada orang yang saya puja,” demikian alasan Sukarno.
“Pak Tjokro adalah pujaanku. Aku muridnya. Secara sadar atau tidak sadar ia menggemblengku”, “Aku menjadi buntut dari Tjokroaminoto. Kemana dia pergi aku turut” dan “Cerminku adalah Tjokroaminoto” Pengakuan Sukarno pada Cindy Adams ini menunjukkan betapa Tjokroaminoto begitu mempengaruhi Sukarno.
Salah satu pemikiran Tjokroaminoto yang demikian memengaruhi Sukarno adalah soal persatuan bangsa. Sebab Tjokroaminoto yakin, begitupun Sukarno, bahwa persatuanlah pondasi kemerdekaan dan pemerintahan sendiri (zelfbestuur).
Tjokroaminoto menyeru, “Kita mencintai bangsa kita dan dengan ajaran agama kita (Islam), kita berusaha sepenuhnya untuk mempersatukan seluruh atau sebagian terbesar bangsa kita. …dan meminta segala sesuatu yang kita anggap dapat memperbaiki bangsa kita, tanah air kita dan pemerintahan kita.”.
Maka Sukarno pun menyahuti seruan gurunya dalam Nasionalisme, Islamisme dan Marxisme, “Sebab kita yakin, bahwa persatuanlah yang kelak kemudian hari membawa kita ke arah terkabulnya impian kita: Indonesia Merdeka!”.
Saat Sukarno memproklamirkan kemerdekaan bangsa ini pada 17 Agustus 1945, Tjokroaminoto memang telah marhum sebelas tahun sebelumnya –17 desember 1934, namun Sukarno mengabadikan ide persatuan ini dalam sila ketiga Pancasila: Persatuan Indonesia.

Sukarno Belajar dari Tjokroaminoto Hingga Mustafa Kemal


REPUBLIKA.CO.ID, Oleh: Dian Erika Nugraheny, Umi Nur Fadhilah, Ali Mansur

Gagasan pergerakan Islam HOS Tjokroaminoto banyak memengaruhi Sukarno.

"Ibu adalah, meskipun beragama Islam asal daripada agama lain, orang Bali. Bapak, meskipun beragama Islam, beliau adalah beragama, jikalau boleh dinamakan agama, teosofi. Jadi kedua kedua orang tua saya ini yang saya cintai dengan segenap jiwa saya, sebenarnya tidak dapat memberikan pengajaran kepada saya tentang agama Islam…"
Kenangan itu disampaikan Sukarno, sang proklamator, pada Muktamar ke-32 Muhammadiyah di Stadion Gelora Sukarno, 25 November 1962. Ayah yang ia maksud dalam pidato tersebut adalah Raden Sukemi Sastrodihardjo, seorang guru. Ibunya, Ida Ayu Nyoman Rai yang masuk Islam setelah menikah dengan Sukemi.
Sukarno tidak pernah berkecil hati. Saat ia dilahirkan pada 6 Juni 1901 di Surabaya, agama Islam bukan sudut pandang utamanya terhadap dunia. Toh, pada akhirnya, saat ia wafat dan dimakamkan di Blitar pada 21 Juni 1970, ia diselimuti kain Muhammadiyah. Sukarno juga berpulang meninggalkan buah pikir yang dipengaruhi banyak tokoh Islam dan ajaran agama tersebut.
Perkenalan Sukarno dengan Islam bermula setelah ia tamat dari sekolah Europese Lagera School di Mojokerto pada 1915. Ia kemudian memperoleh kesempatan melanjutkan studinya di Hogere Burger School (HBS) di Surabaya. Saat itu, Raden Soekemi menitipkan sang anak kepada kawannya Haji Oemar Said (HOS) Tjokroaminoto.
Kendati berteman dekat, Tjokroaminoto dan ayah Sukarno, Raden Soekemi Sosrodihardjo sedianya memiliki perbedaan strata sosial. Soekemi tetap memercayakan anaknya mengingat ketokohan Tjokro. Kerabat Tjokroaminoto, Nunu A Hamijaya mengisahkan, HOS Tjokroaminoto saat itu ternama sebagai orator ulung dan pemimpin Sarekat Islam (SI).
"Rumah Peneleh (daerah rumah Tjokroaminoto) memang ditempati banyak orang dari berbagai kalangan, banyak temannya (Bung Karno), baik pribumi maupun Belanda," kata Nunu yang juga sekretaris umum pimpinan wilayah (PW) Syarikat Islam (SI) Indonesia Jawa Barat itu kepada Republika beberapa waktu lalu.
Di Surabaya, Sukarno mulai ikut dalam pergerakan Islam dan lebih mengenal Islam melalui ceramah-ceramah pendiri Muhammadiyah, KH Ahmad Dahlan. Perkenalannya dengan KH Ahmad Dahlan ketika yang bersangkutan berceramah di dekat rumah Tjokroaminoto. Sukarno menuturkan, ia saat itu sedemikian terpukau dengan ceramah-ceramah KH Ahmad Dahlan. Setelah itu, setiap Dahlan berceramah, ia selalu ikut.
Menurut Nunu, Bung Karno juga mengagumi kemampuan politik praktis dari Tjokroaminoto. Tjokro memang dikenal dengan kemampuannya berpidato, menulis, dan menggerakkan massa. Sebaliknya, Tjokoaminoto juga menyadari jiwa kepemimpinan Sukarno. Ia bahkan berani menaruh harapan terhadap Bung Karno untuk melanjutkan kepemimpinannya di SI. Tjokro juga mengizinkan Sukarno menikahi putrinya, Utari.
Menurut sejarawan Islam dan keindonesiaan, Tiar Anwar Bachtiar, dari rumah di Gang Peneleh itu, Sukarno kemudian mengenal sejumlah tokoh SI, seperti Abdul Muis dan Haji Agus Salim. Dari Agus Salim, yang memang memiliki penguasaan Bahasa Arab, Sukarno juga mendalami Islam. Pembelajarannya terhadap Islam juga ditunjang diskusi dan bacaan.
Sukarno pun berkawan akrab dengan pelajar seumurannya, di antaranya Semaun, Kartosuwiryo, Alimin, dan Darsono yang juga tinggal di rumah Tjokroaminoto. Selama tinggal di Gang Peneleh, para pelajar muda itu belajar tentang organisasi, politik, pidato, orasi, hingga pendalaman berbagai pemikiran, baik Islam maupun bukan Islam.
Kesadarannya Sukarno tentang Islam kemudian berkembang sejalan dengan kesadaran terhadap sikap antikolonialisme. "Peran Tjokroaminoto dalam kesadaran ini jelas, yakni mengader para pelajar cerdas sebagai calon pemimpin masa depan. Dalam mengader, Tjokroaminoto tetap mengutamakan sentuhan Islam sebagaimana perannya sebagai tokoh SI," kata Tiar.
Saat itu, SI terbilang sebagai organisasi yang paling tegas menyuarakan antipenjajahan. Sebelum berganti nama menjadi SI pada 1911, organisasi ini bernama Sarekat Dagang Islam (SDI) yang didirikan pada 1905. SDI adalah organisasi massa pertama Indonesia yang didirikan pada zaman kolonial. Salah satu tujuan pendiriannya, yakni melawan politik Belanda yang memberi keleluasaan terhadap pedagang asing.
Hal ini memengaruhi semangat Islam yang menurut Sukarno sebagai sikap yang antikolonialisme dan penindasan. Sukarno dan rekan-rekannya saat itu telah bergabung sebagai kader muda SI. Di organisasi berbasis massa tersebut, Sukarno mengasah kemampuan berpolitik. Selama masa dewasa awal inilah, jiwa nasionalismenya semakin terbentuk.
Selain bergabung di SI, Sukarno muda juga tercatat aktif menulis di harian Oetoesan Hindia yang dikelola Tjokroaminoto. Kedekatannya dengan tokoh SI kembali terjalin ketika dia melanjutkan pendidikan di Technische Hoogeschool (sekarang Institut Teknologi Bandung) pada 1921.
Semasa tinggal di rumah Tjokroaminoto, Sukarno muda bersentuhan pula dengan teori Marxisme di HBS Surabaya melalui gurunya C Hartogh. Sukarno juga aktif mengunjungi perpustakaan Freemason, tempat ayahnya berorganisasi. Di perpustakaan itu, Sukarno banyak  membaca buku filosofi, nasionalisme, Marxisme, dan Leninisme.
Sukarno yang tergerak oleh Marxisme sempat mendaftarkan diri keIndische Social-Democratische Vereeninging (ISDV) yang didirikan pada 1914. Semaun, rekan satu kontrakan Sukarno yang kemudian dikenal sebagai pendiri Partai Komunis Indonesia (PKI) setelah Serikat Islam pecah, juga anggota ISDV.
Kian kemari, Sukarno sempat makin kuat kecenderungan komunis dan sosialisnya. Ia dirayu merengkuh internasionalisme yang dikampanyekan tokoh sosialis A Baars. Beruntung saat itu, Sukarno disadarkan tokoh SI, Abdul Muis, untuk kembali meyakini nasionalisme. Nasib Republik Indonesia bisa sangat berbeda bila Sukarno kebablasan meyakini internasionalisme saat itu.
Kedekatannya dengan tokoh SI kembali terjalin ketika dia melanjutkan pendidikan di Technische Hoogeschool (sekarang Institut Teknologi Bandung) pada 1921. Di Bandung, Sukarno tinggal di rumah Haji Sanusi yang merupakan pengurus SI Bandung. 
Selama kuliah teknik sipil, dia mengenal tokoh lain, seperti dr Tjiptomangunkusumo, Douwes Dekker, Muhammad Natsir, dan Ahmad Hassan.  Dua nama terakhir merupakan tokoh Islam yang sering berseberangan ide dengan Sukarno.

Baik Hassan maupun Natsir sama-sama bercita-cita mendirikan negara Indonesia yang berdasarkan syariat Islam. Sementara itu, bagi Sukarno perihal agama dan negara sebaiknya dipisahkan.
Tiar menuturkan, pemikiran Sukarno ini terpengaruh ide modernisme Turki oleh Mustafa Kemal Pasha. Pandangan ini kemudian membuat Sukarno disebut sebagai kalangan Islam nasionalis. "Bisa dikatakan juga pemikirannya lebih sekuler. Meskipun sering berseberangan pandangan dengan para ulama, hubungan Sukarno dengan mereka tetap baik. Salah satu contoh adalah hubungannya dengan HAMKA," kata Tiar.
Bagaimanapun, sejarah mencatat masa-masa perkenalan Sukarno dengan SI dan Islam adalah masa-masa krusial yang membentuk cara pikir Sukarno. Ia menguatkan tekad sang proklamator soal nasionalisme Indonesia. Tekad yang digenggam erat Sukarno sepanjang hidupnya, tekad yang pada akhirnya berujung kemerdekaan.