Solusi Antara ISL dan LPI

Penulis: goencakep
Sudah lama Persib tidak merasakan gelar juara semenjak Liga Indonesia I Profil Singkatkarena pada saat itu semangat Fair Play masih sangat tinggi dan wasit-wasit yang memimpin pertandingan masih memimpin dengan adil tanpa ada intervensi dari tuan rumah, lain halnya pada saat ini semenjak klub-klub yang ada termasuk PSSI sendiri yang sudah terkontaminasi politik menjadikan timnya harus menang dengan segala cara termasuk dengan menyogok wasit oleh tuan rumah,ataupun menyogok kepada pihak PSSI sehingga timnya mendapat keuntungan dalam pengaturan jadwal seperti yang dilakukan oleh Arema, atau pinjaman gratis timnas u23 oleh Pelita Jaya (bakri),masìh ingatkah ketika Persik Kediri dan Persebaya disekenariokan turun divisi demi untuk menyelamatkan Pelita Jaya.Sekarang semua pihak merasa bingung apakah Persib tetap bertahan di ISL atau pindah ke LPI? tentu dengan segala keuntungan dan kerugiannya jika pindah ke LPI contohnya Psm Persib dan Persema yang tanpa ampun langsung dikeluarkan oleh PSSI,Adapun solusi menurut saya pribadi yaitu mencontoh klub Persebaya sehingga tidak dikeluarkan dari PSSI karena Persebaya tetap mengikuti kompetisi Liga Utama PSSI sedangkan pemain-pemain utama mereka bermain di Persebaya 1927,Persib bisa mencontoh saudara kita tersebut dengan membangun satu klub lagi untuk LPI dengan nama Persib 1933 dengan diisi pemain-pemain utama,adapun Persib yg berlaga di ISL diisi dari u23 dan u21,sedangkan kendala yg harus diperhitungkan tentu masalah dana karena dengan mengikuti 2 kompetesi secara bersamaan akan memerlukan dana yang sangat besar,oleh karena itu konsorsium harus dengan tegas memisahkan pengelolaan manajemen termasuk finansial dan tim pemasarannya antara Persib dan Persib 1933 .
Komentar: 2



vikingbiru
29 Jan 2011
tah..jigana mun kos kitu mah rada genah kana manah...sok lah...
Agus_Herman
29 Jan 2011
Ide lumayan sae, kantun ngemutan sisi financialna, dua kompetisi dina dua manajemen, prioritasna mugia 2 tahun kapayun katingal, kompetisi+komposisi mana anu cocok kanggo persib... bravo PERSIB kuwh!
Reaksi:

0 komentar: