Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...

Biografi Darso (Hendarso) Seniman Sunda



Nama                         : Hendarso
Tempat/tanggal lahir : Bandung, 12 Agustus 1945
Istri                            :  Epong (almarhum), Lina Marlina
Anak                          : Erik Kristrian, Ira Marselina, Reihan
Penghargaan             : Anugrah Music Jabar 2005, Anugrah Budaya Kota Bandung 2009.

Pada tahun darso memulai karir sebagai pemain bas pada grup musik Nada Karya dan Nada Kencana. Sempat bergabung dengan band milik Pusat Persenjataan Kavaleri Bandung. Ia berhenti terkena imbas peritiwa G 30 S /PKI.

Pada Tahun 1968 beliau memulai lagi karirnya lagi bersama sang kakak Uko Hendarso menggarap musik dengan instrumen utama yaitu "calung" salah satu lagu yang diminati aktu itu "kiamat'.

Atas arahan S. Hidayat Darso diajak untuk tampil pada RRI bersama grup baskara saba desa.. Dibawah Asmara Record memulai rekaman diatas pita kaset. beberapa lagu yang terkenal yaitu " kembang tanjung ", "cangkurileung", dan "panineungan".

Pada tahun 90an TVRI nama darso semakin populer setelah TVRI sering menampilkannya. Darso juga mulai menggunakan jenis instrumen lain seperti terompet dan organ jenis musik yang dirambah selain pop sunda juga dangdut. Lagu-lagu yang terkenal pada masa itu hingga kini yaitu "randa geulis", "maribaya", "dina amparan sajadah", " kabogoh jauh".

Meninggal dunia pada Senin, 12 September 2011. Darso diduga meninggal dunia dalam perjalanan ke Rumah Sakit Umum Daerah Soreang, Jawa Barat, siang tadi. Penyebab kematiannya belum diketahui.

Juru bicara RSUD Soreang Mahendrawan mengatakan, Darso tiba di rumah sakit pukul 14.20 WIB. Darso sempat ditangani tim medis Instalasi Gawat Darurat selama 10 menit. “Pukul 14.30 kami nyatakan beliau sudah meninggal dunia, diduga sejak di perjalanan,” katanya, Senin 12 September 2011.

Menurut Mahendrawan, ketika diperiksa dokter IGD, pupil mata Darso sudah tidak membuka. Pernapasannya negatif, juga jantungnya. “Garisnya flat di layar monitor,” ujarnya. Setelah itu almarhum dibawa keluarganya ke rumah duka.

Penyebab kematian Darso, kata dia, tidak diketahui. Dari keterangan keluarga dan tetangga Darso yang ikut mengantar ke rumah sakit, kata Mahendrawan, Darso tengah halal bihalal sebelum dilarikan ke rumah sakit. “Bahkan masih merokok,” ujarnya

Tidak ada komentar: